3 Tips Membeli Apartemen Untuk Investasi

Tips Membeli Apartemen Untuk Investasi – Investasi di real estate (terutama hunian vertikal) selalu saja menjadi salah satu pilihan yang menawarkan banyak keuntungan. Terlebih, semakin banyak orang Indonesia yang mencari alternatif investasi sehubungan kondisi ekonomi negara ini yang sedang mengalami masa sulit.

pembangunan

“Meskipun tantangan ekonomi semakin besar, namun orang masih tetap mencari cara untuk berinvestasi dan hunian vertikal seperti apartemen juga kondominium menjadi lebih populer, karena jenis properti itu memiliki potensi besar untuk memberikan keuntungan,” ujar Managing Director Lamudi Indonesia, Steven Ghoos dalam siaran persnya, jumat (11/9).

Investasi properti, lanjut dia, masih dianggap berpotensi dan menjanjikan. Meski demikian, lokasi merupakan salah satu pertimbangan utama yang menentukan nilai investasi tersebut.

Nah, untuk yang berminat untuk menggelar investasi di sektor properti, ada sejmlah hal yang perlu diperhatikan oleh calon investor. Laman portal properti global, Lamudi, merangkum poin-poin utama dari lokasi potensial ketika berinvestasi apartemen.

Dekat dengan CBD (Pusat Bisnis)

Kawasan segitiga emas Jakarta meliputi kawasan bisnis terkemuka termasuk Sudirman, Kuningan dan Thamrin. Area bermukim di sekitar CBD ini menawarkan kenyamanan bagi para profesional, karena mereka tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam ketika akan berangkat atau pulang kerja.

Selain itu, wilayah Cipinang, Jakarta Timur, merupakan salah satu wilayah yang ditargetkan untuk pengembangan hunian vertikal dengan poin penjualan utamanya adalah memiliki kemudahan akses ke pusat bisnis via Kampung Melayu – flyover Tanah Abang. Apartemen disini dipasarkan mulai dari Rp 400 juta per unit.

Namun, bagi yang memilih untuk tinggal lebih dekat dengan SCBD, mereka dapat menemukan apartemen superblock di Benhil dengan lokasi yang lebih strategis dan nilai investasi lebih tinggi.

Akses ke Jalan Tol dan Transportasi Publik

Apartemen yang terletak di dekat jalan tol dalam kota atau lingkar luar, stasiun kereta api
commuter line, dan halte bus Trans Jakarta sangat potensial untuk memberi keuntungan lebih besar.

Kawasan Kalibata dan Tebet misalnya, adalah daerah yang paling dicari untuk apartemen yang memiliki fitur dekat dengan stasiun kereta api commuter line. Harga apartemen disini rata-rata Rp 29 juta/meter perseginya dan harga sewa tahunan Rp 400 – 500 ribu/meter perseginya.

Perhatikan Fasilitas Penunjang

Tidak diragukan lagi bahwa setiap daerah pemukiman perlu memiliki sekolah dan rumah sakit terdekat. Bangunan apartemen di Karawaci dan Tangerang misalnya, fitur yang dimiliki adalah dekat dengan universitas, rumah sakit serta pusat perbelanjaan dan itu terkenal sebagai poin penjualan utama mereka.

3 Tips Membeli Apartemen Untuk Investasi | admin | 4.5